Multimodal AI untuk skrining medis awal.
Satu sistem yang bisa membaca citra medis dan data klinis sekaligus — dipakai untuk skrining awal batu ginjal, tumor otak, dan risiko kanker payudara.
Dirancang untuk tiga alur kerja klinis yang berbeda
Setiap modul memakai jenis model dan format input yang sesuai dengan karakteristik datanya masing-masing — bukan satu model generik untuk semua kasus.
Deteksi Batu Ginjal
YOLOv8 · Object DetectionMelokalisasi dan menghitung batu ginjal pada citra CT Scan / USG, lengkap dengan bounding box dan skor kepercayaan per objek.
Klasifikasi Tumor Otak
MobileNetV2 · Transfer LearningMengklasifikasikan citra MRI otak ke dalam dua kelas: Normal dan Tumor, dengan precision tinggi untuk meminimalkan false positive.
Analisis Risiko Kanker Payudara
Tabular Classifier · scikit-learnMengestimasi tingkat risiko keganasan dari fitur data klinis terstruktur (CSV), mengembalikan label dan tingkat kepercayaan.
Dari input mentah sampai laporan terstruktur
Unggah
Kirim citra medis (JPEG/PNG) atau data klinis (CSV/JSON) lewat dashboard atau langsung ke REST API.
Pra-pemrosesan
Sistem menormalisasi dan menyiapkan input sesuai kebutuhan modul yang dipilih.
Inferensi Model
Model terkait — YOLOv8, MobileNetV2, atau classifier tabular — memproses input secara real-time.
Laporan Terstruktur
Hasil dikembalikan sebagai JSON yang jelas: label, confidence, dan detail lain yang dapat diinterpretasikan.
Angka yang kami ukur, bukan yang kami klaim
Semua metrik di bawah diambil langsung dari hasil evaluasi model, termasuk keterbatasannya.
Deteksi Batu Ginjal
YOLOv8 · label: Tas_VarKlasifikasi Tumor Otak
MobileNetV2 · validasi n=50| Kelas | Precision | Recall | F1 | N |
|---|---|---|---|---|
| Normal | 0.85 | 0.89 | 0.87 | 19 |
| Tumor | 0.93 | 0.90 | 0.92 | 31 |
| Weighted avg | 0.90 | 0.90 | 0.90 | 50 |
Dibangun di atas tooling yang teruji
Dataset Uji
Kumpulan sampel citra (MRI, CT Scan) dan data CSV yang bisa dipakai untuk mencoba ketiga modul di dashboard tanpa data pasien asli.
OncoVision AI adalah alat bantu, bukan alat diagnosis mandiri
- Hasil analisis dari sistem ini tidak menggantikan diagnosis, penilaian, atau rekomendasi dari dokter maupun tenaga medis profesional yang berkualifikasi.
- Setiap keputusan klinis tetap sepenuhnya menjadi tanggung jawab tenaga medis yang menangani pasien.
- Model AI dalam sistem ini dilatih pada dataset tertentu dan memiliki keterbatasan performa pada kondisi klinis yang bervariasi di luar data tersebut.
- Penggunaan sistem ini untuk tujuan diagnosis akhir tanpa supervisi medis tidak dianjurkan dan dapat menimbulkan risiko bagi pasien.
- Sistem ini dikembangkan untuk keperluan penelitian, edukasi, dan pendukung skrining awal. Selalu konsultasikan hasil dengan profesional kesehatan yang kompeten.